Sejarah Batik

“Penghargaan tertinggi dalam seni dan budaya batik adalah pengabdian untuk melestarikannya”

By ARVI

DEFINISI BATIK
       Definisi batik sesuai dengan sejarah kehadiran batik adalah seni memberikan motif pada kain yang akan digunakan sebagai bahan membuat pakaian, dan produk tekstil lainnya – dan sekarang juga pada media  lainnya semisal kayu – dengan metode manual handycraft (kerajinan tangan), dibantu malam (istilah lilin pada dunia batik) untuk membuat motifnya. 

            Karena sejarah kemunculan batik adalah pada kebiasaan para raja  jaman dahulu dalam melukis suatu gambar  atau  motif  pada   kain mereka. Yang kemudian berkembang menggunakan malam dan pewarna yang mulai beraneka macam dari berbagai kulit kayu dan dedaunan.

          Ada pendapat, kata “batik”  berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa, yaitu “amba” yang berarti menulis dan kata “tik” yang berarti titik. Titik tersebut disebut “cecek” yang artinya bagian penting dari batik. Dalam bahasa jawa batik disebut “trik atau tantik”, yaitu kain yang digambari tampak seperti bentuk titik-titik. Kata ambatik mungkin diterjemahkan selembar kain yang terdiri dari titik-titik berasal dari malam atau zat tertentu.

Motif Pring Sedapur

batik adalah seni memberikan motif pada kain yang akan digunakan sebagai bahan membuat pakaian, dan produk tekstil lainnya

SEJARAH BATIK

          Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.

          Makin lama kebiasaan membatik ini menjadi suatu tradisi, dan hasil karya dari batik ini mulai menjadi hadiah untuk para tamu kerajaan. Motifnya juga mengalami perkembangan. Ada beberapa yang mengeluarkan motif melalui berbagai perenungan, ataupun melalui berbagai prosesi. Motif-motif tradisional dahulu memiliki banyak sekali arti petuah kehidupan, hasil dari perenungan dan prosesi tersebut.

         Batik saat itu hanyalah batik tulis, dengan peralatan yang namanya canthing. Karena batik semakin digemari, maka berkembanglah batik menjadi suatu komoditi dagang yang banyak penggemarnya. Untuk memenuhi permintaan, maka muncullah yang namanya batik cap (stamp batik). Beda batik cap dengan batik tulis yang utama adalah pada proses pembatikannya. Kalau batik tulis menggunakan canthing, tapi kalau batik cap menggunakan alat cap. Dan proses selanjutnya masih tetap sama.

Batik Cempaka merupakan perusahaan yang masih menggunakan dan terus mengembangkan poses batik secara tradisional tersebut.

Kelebihan dan keunikan Batik Cempaka lainnya adalah Batik Cempaka masih menggunakan motif-motif kuno asli peninggalan batik Indonesia. Ada beberapa motif yang masih utuh seperti asalnya, dan juga ada yang dimodifikasi untuk lebih menyegarkan motifnya.

Lihat dan Hubungi Batik Cempaka dari sisi yang lain

Batik Cempaka | Ora Batikan Ora Well
Batik Cempaka | Ora Batikan Ora Well
Butuh bantuan kami? Silakan hubungi kami
×
×

Cart